Perjalanan Perahu Karet …

Ketika Aku Tak Bisa Berkutik

Hari ini kubangun pagi-pagi sekali untuk memenuhi tugas dan pekerjaan aku sebagai administrator pada sebuah warung internet di SMK Komputama Majenang yang tidak lain adalah sekolah saya sendiri …

Hari ini… tepat waktu menunjukan pukul 08.10 wib dan kalender dindingkupun menunjukan tanggal

30 September 2007 dimana jari jemariku menari tuk menulis sebuah kata-kata yang kian hari membuat pilu hatiku…Cerita indah yang berujung pemusuhan dalam sebuah perjalanan cinta anak manusia …

Tak berbeda dengan percintaan para pemuda dewasa, akhir-akhir ini sebuah perasaan yang sedang terpenjara dalam kalbuku.. memaksa untuk bisa mengungkapkan apa isi dalam hati kecilku … dan ternyata cinta membuat hari-hari ku penuh dengan bayangan dia, akupun tak merasa heran mengapa cepat kualami masa dewasa yang seharusnya belum aku alami, itu berkat sebuah anugerah Tuhan Yang Maha Besar… dan akan aku ungkapkan sebuah kalimat persembahan dari diriku …

Sebuah Puisi dari ku …

Ketika Aku Tak Bisa Berkutik

Mungkin …

Mungkin …Baru pertama kali … Aku membicarakan yang serius tentang sesuatu kepadamu…

Hari ini waktu tepat menunjukan pukul 08.54 wib Hari Minggu Tanggal 30 September 2007
Dan …
Dan apa yang Tuhan Anugerahkan di hati ini adalah murni adanya,…

Aku juga tidak mengerti dengan apa yang terjadi … dan memang tidak bisa dipungkiri dan dielakan lagi, sesuatu yang selama ini terpendam akhirnya bisa muncul ke permukaan seiring membukanya pintu kalbuku bahwa aku cinta kamu, sungguh untuk dirimu seorang.

Kali ini engkau telah menjadi tersangka dimana telah membuat korban jatuh hati kepadamu dan itu aku…..

Aku yakin kamu telah mengenal korban dengan semua kekurangan dan semua kejelekannya. Berangkat dari sinilah keraguanku diuji dan dipertanyakan apakah sesuatu yang pernah bahkan mungkin berkali-kali kau dengar dapat mengubah dan memutarkan haluan yang hampir singgah dipelabuhanku …

Hanya kamu yang tahu akan hal itu ….

Aku hanya ingin mengatakan sesuatu yang aku sendiri tidak tau dengan hadirnya perasaan ini kepadamu bahwa aku … telah terperangkat dalam jerat lingkaran kasih sayang …

Alunan hidup yang selama ini aku hadapi tidak bisa memutarkan apa yang sedang aku inginkan …

entah mengapa sepungguk benda yang dengan jelas telah meperkenalkan aibnya sendiri, masih tetap ada yang memungutnya …

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: